Kursi
Edukasi
5 Tanda Kamu Memilih Furniture karena FOMO, Bukan Kebutuhan
Ditulis oleh Mei Anggraini
Terakhir diubah pada 18 Agu 2026
Tren interior rumah memang gampang bikin tergoda. Baru lihat ruang tamu orang lain yang estetik, tiba-tiba ingin beli coffee table. Lihat kamar dengan meja rias cantik, langsung merasa kamar sendiri butuh hal yang sama.
Padahal, belum tentu furniture tersebut benar-benar kamu butuhkan.
Tanpa sadar, keputusan membeli furniture bisa dipengaruhi FOMO atau fear of missing out, yaitu rasa takut ketinggalan tren atau merasa harus memiliki sesuatu karena orang lain juga memilikinya. Sebelum checkout, coba cek lima tanda berikut.
1. Membeli karena sering melihatnya di media sosial
Kalau sebuah furniture muncul berkali-kali di TikTok atau Instagram, lama-lama rasanya seperti barang wajib punya. Padahal, viral bukan berarti cocok untuk semua rumah.
Coba tanyakan pada diri sendiri, apakah furniture tersebut memang menyelesaikan kebutuhan di rumah atau hanya terlihat menarik saat dipakai orang lain?
2. Belum tahu mau ditaruh di mana
Ini salah satu tanda paling jelas. Kamu sudah ingin membeli furniture, tetapi belum punya gambaran akan diletakkan di mana.
Akibatnya, furniture baru justru bisa membuat ruangan semakin penuh dan mengganggu sirkulasi.
3. Membeli karena takut kehabisan tren
Furniture bukan pakaian yang harus mengikuti tren setiap musim. Kalau alasan terbesarmu membeli adalah takut modelnya nanti tidak viral lagi, mungkin keputusan tersebut lebih didorong FOMO daripada kebutuhan.
Pilih furniture yang tetap relevan dengan gaya rumah dan kebiasaanmu.
4. Mengabaikan ukuran ruangan
Foto furniture di showroom atau media sosial bisa terlihat proporsional karena ruangan yang digunakan memang sudah disiapkan untuk itu.
Ketika dibawa ke rumah dengan ukuran berbeda, hasilnya bisa jauh berbeda. Furniture yang terlalu besar dapat membuat ruangan terasa sesak, sementara furniture terlalu kecil bisa terlihat kurang seimbang.
5. Setelah membeli, bingung furniture ini dipakai untuk apa
Ini tanda paling telak. Kalau setelah furniture sampai di rumah kamu masih berpikir, mau dipakai buat apa ya?, kemungkinan besar kamu memang membelinya karena tertarik, bukan karena membutuhkan.
Sebelum membeli furniture, coba mulai dari aktivitas. Apa yang sering kamu lakukan di ruangan tersebut? Barang apa yang paling membutuhkan tempat? Bagian mana yang terasa kurang nyaman?
Dari situ, baru tentukan furniture yang tepat.
Rumah yang nyaman bukan rumah yang punya semua furniture yang sedang tren. Rumah yang nyaman adalah rumah yang furniturenya benar-benar mendukung aktivitas penghuninya.
Kalau sudah tahu kebutuhanmu, saatnya cari furniture yang bukan cuma cantik dilihat, tapi juga pas untuk rumah dan aktivitas sehari-hari. Cek katalog Lunarea Furniture dan temukan pilihan yang sesuai dengan kebutuhan ruangmu.
Baca sebelumnya
5 Alasan Kenapa Rumah Orang Lain Terlihat Lebih Rapi Padahal Barangnya Banyak
Baca berikutnya
chevron_right5 Barang di Rumah yang Kelihatannya Sepele, Tapi Bikin Ruangan Terlihat Berantakan
Komentar