Lemari Hias
Tips & Trik
5 Kesalahan Memilih Furniture yang Baru Terasa Setelah Dipakai
Ditulis oleh Mei Anggraini
Terakhir diubah pada 18 Sep 2026
Memilih furniture sering kali dimulai dari hal yang paling mudah dilihat, seperti model, warna, atau desain yang terlihat cocok dengan interior rumah. Padahal, ada beberapa hal yang baru benar-benar terasa setelah furniture digunakan setiap hari.
Kesalahan kecil saat memilih furniture bisa membuat aktivitas di rumah jadi kurang nyaman, ruang terasa lebih sempit, atau bahkan membuat furniture tidak berfungsi sesuai kebutuhan. Supaya tidak mengalami hal yang sama, coba perhatikan beberapa kesalahan berikut.
1. Terlalu Fokus pada Desain
Furniture yang terlihat cantik memang menggoda untuk dibeli. Namun, desain sebaiknya bukan satu-satunya pertimbangan.
Misalnya, meja kerja terlihat minimalis dan estetik, tetapi ternyata permukaannya terlalu kecil untuk laptop, monitor, dan perlengkapan kerja. Begitu digunakan setiap hari, barulah terasa kalau tampilannya menarik tetapi kurang praktis.
Karena itu, selalu sesuaikan desain furniture dengan aktivitas yang akan dilakukan di atas atau di dalamnya.
2. Tidak Mengukur Ruangan dengan Teliti
Ukuran furniture sering terlihat berbeda ketika masih berada di toko atau layar. Setelah sampai di rumah, ukurannya bisa terasa jauh lebih besar dari perkiraan.
Bukan hanya panjang dan lebar yang perlu diperhatikan. Tinggi furniture, ruang untuk membuka pintu atau laci, serta jalur untuk berjalan juga harus dihitung. Jangan sampai lemari bisa masuk ke kamar, tetapi pintunya justru sulit dibuka karena terlalu dekat dengan tempat tidur.
3. Mengabaikan Kapasitas Penyimpanan
Furniture dengan ukuran yang pas belum tentu punya kapasitas yang sesuai kebutuhan.
Contohnya, lemari terlihat proporsional ketika diletakkan di kamar, tetapi ternyata ruang penyimpanannya tidak cukup untuk seluruh pakaian. Akhirnya, sebagian barang tetap menumpuk di luar lemari dan kamar kembali terlihat berantakan.
Sebelum membeli, pikirkan barang apa saja yang akan disimpan dan seberapa sering furniture tersebut akan digunakan.
4. Tidak Memikirkan Kenyamanan Pemakaian
Ada furniture yang terlihat bagus saat pertama kali dilihat, tetapi baru terasa kurang nyaman setelah digunakan berulang kali.
Meja yang terlalu tinggi, kursi yang kurang menopang tubuh, atau laci yang sulit dijangkau mungkin terlihat seperti masalah kecil. Namun, jika digunakan setiap hari, hal tersebut bisa cukup mengganggu.
Furniture seharusnya tidak hanya cocok secara visual, tetapi juga mendukung aktivitas sehari-hari.
5. Membeli Karena Ikut Tren
Tren furniture memang bisa menjadi inspirasi, tetapi belum tentu sesuai dengan kebutuhan setiap rumah.
Furniture yang sedang populer mungkin terlihat menarik di media sosial, tetapi kalau ukurannya tidak sesuai ruangan atau fiturnya jarang digunakan, pembelian tersebut justru bisa terasa mubazir.
Daripada hanya mengikuti tren, lebih baik pilih furniture yang sesuai dengan ukuran ruangan, kebiasaan di rumah, dan kebutuhan jangka panjang.
Furniture yang tepat bukan hanya soal mana yang paling menarik saat pertama kali dilihat. Ukuran, fungsi, kapasitas, kenyamanan, hingga kesesuaiannya dengan aktivitas sehari-hari justru menentukan apakah furniture tersebut benar-benar terasa nyaman setelah digunakan.
Kalau sedang mencari furniture yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan rumah, kamu bisa cek katalog Lunarea Furniture dan temukan berbagai pilihan furniture untuk melengkapi ruangan.
Baca sebelumnya
5 Kesalahan Menaruh Lemari yang Bikin Kamar Terasa Makin Sempit
Baca berikutnya
chevron_rightJangan Cuma Lihat Modelnya, 5 Hal Ini Wajib Dicek Sebelum Beli Furniture
Komentar